Kembali

11005
Tifanny Saverina Prastika
Universitas Kristen Petra
Dewasa ini, masyarakat Indonesia sudah mulai melupakan budaya tradisional Indonesia. Jamu yang dulunya sangat dipercaya sebagai obat yang manjur kini sudah dianggap usang, kuno dan terkalahkan oleh obat-obat modern kimiawi yang justru memiliki banyak efek samping yang tidak disadari oleh masyarakat. Hanya beberapa saja yang masih mengingat dan mengkonsumsi jamu. Dengan print ad ini, di harapkan supaya masyarakat Indonesia dapat terketuk hati untuk mau membudayakan minum jamu kembali karena tak hanya ikut melestarikan budaya Indonesia yang hampir punah tetapi juga jamu adalah obat herbal yang baik dikonsumsi untuk tubuh selama masih batas sewajarnya. Visualisasi jantung yang terbentuk dari bahan-bahan dasar jamu menginterpresentasikan bahwa jamu itu sehat bagi jasmani karena terbuat dari bahan-bahan herbal alami berkhasiat yang sudah dipercaya ratusan tahun lamanya. Jamu dengan khasiatnya menjadi benteng melawan penyakit. Pemilihan jantung sebagai simbol yaitu karena manusia dapat dikatakan hidup apabila jantungnya masih berdetak, jantung adalah elemen penting manusia. Apabila jantung itu rusak oleh efek samping obat-obat kimia, maka manusia itu tidak berarti. Ungkapan "CINTAI JASMANI, KEMBALI KE ALAMI" diharapkan semakin membuka mata konsumen bahwa memang yang alamilah yang baik untuk tubuh, bukan yang serba modern, praktis namun berefek samping.